Konsultan ERP manufaktur
ERP yang mengikuti cara pabrik Indonesia bekerja.
Termasuk pajak, pabean, dan makloon — bagian yang biasanya ditambal dengan Excel. Dibangun dan dirawat langsung oleh konsultan yang memasangnya, bukan menunggu rilis vendor luar negeri.
Demo berisi data contoh dan bisa Anda klik sendiri.
Kalau ini terdengar familier
Lima keluhan yang paling sering saya dengar waktu duduk di ruang produksi, bukan di ruang rapat.
-
Stok di sistem dan stok di gudang berbeda
Selisihnya sudah ada sejak lama dan tidak ada yang bisa menjelaskan sejak kapan. Setiap opname jadi acara mencari kambing hitam.
-
Laporan Bea Cukai disusun manual tiap bulan
Satu orang menghabiskan berhari-hari menyalin data ke Excel. Kalau orang itu cuti, laporannya terlambat.
-
Harga pokok produksi baru ketahuan belakangan
Angkanya keluar setelah barang terkirim, kadang setelah invoice terbit. Saat itu harga jualnya sudah tidak bisa diubah.
-
Bahan di pemaklon tidak tercatat di mana pun
Yang keluar dicatat di buku, yang kembali dicatat di buku lain. Selisihnya ketahuan waktu stok opname, beberapa bulan kemudian.
-
Pembukuan dan operasional jalan di dua sistem
Gudang punya sistemnya sendiri, keuangan punya sistemnya sendiri, dan angkanya tidak pernah cocok tanpa penyesuaian manual.
-
Setiap permintaan laporan baru berarti menunggu
Permintaan dikirim ke vendor, lalu masuk antrean. Yang Anda butuhkan minggu ini datang kuartal depan.
Kalau dua atau tiga di antaranya terdengar seperti pabrik Anda, sisa halaman ini relevan.
Apa yang sudah dibangun
Bukan rencana. Ini aplikasi yang bisa Anda buka dan klik sendiri hari ini.
- Satu sistem yang utuh dari master data sampai laporan keuangan dan tutup buku periode.
- Pembelian, penjualan, dan persediaan dengan kartu stok, valuasi rata-rata bergerak atau FIFO, dan jurnal yang terbentuk otomatis dari setiap dokumen.
- Produksi: BOM bertingkat, SPK, dan Job Card per operasi dengan catatan waktu kerja.
- Makloon dua arah — bahan yang Anda kirim ke pemaklon, dan bahan milik pelanggan yang dikerjakan di pabrik Anda.
- Perencanaan produksi (MRP) dari pesanan penjualan dan perkiraan permintaan.
- Pajak Indonesia: PPN keluaran dan masukan, pemotongan PPh, dan pencatatan nomor faktur pajak yang diterbitkan Coretax termasuk faktur pengganti.
- Multi-perusahaan untuk grup usaha, dengan neraca saldo konsolidasi lintas PT.
- Lebih dari seribu pengujian otomatis dijalankan setiap kali kodenya berubah — termasuk pengujian dua pengguna yang menyimpan dokumen yang sama pada saat bersamaan.
Nomor faktur pajak diterbitkan Coretax, bukan oleh aplikasi ini. Yang dikerjakan aplikasi adalah menyiapkan datanya, mencatat nomornya, dan menjaga kode transaksi serta faktur penggantinya tetap runut.
Modul
Dua baris, dan saya membedakannya dengan jelas. Yang belum jadi tidak saya tulis seolah sudah ada.
Sudah jalan dan bisa dilihat di demo
-
Akuntansi & laporan keuangan
Sudah jalanBuku besar, neraca saldo, laba rugi, neraca, arus kas, dan tutup buku periode.
-
Pembelian
Sudah jalanPO, penerimaan barang, faktur pembelian, biaya masuk ke nilai persediaan, dan retur.
-
Penjualan
Sudah jalanPenawaran, pesanan, surat jalan, faktur, dan nota kredit.
-
Persediaan
Sudah jalanKartu stok per gudang, valuasi, mutasi antar gudang, dan jurnal persediaan otomatis.
-
Produksi
Sudah jalanBOM bertingkat, SPK, dan Job Card per operasi dengan catatan waktu kerja.
-
Makloon keluar & masuk
Sudah jalanBahan yang dikirim ke pemaklon dan bahan milik pelanggan yang dikerjakan di pabrik Anda.
-
Perencanaan produksi (MRP)
Sudah jalanDari pesanan dan perkiraan permintaan menjadi SPK dan permintaan pembelian.
-
Multi-perusahaan
Sudah jalanBeberapa PT dalam satu sistem, dengan neraca saldo konsolidasi.
-
Faktur pajak
Sudah jalanPPN keluaran dan masukan, kode transaksi termasuk 07 untuk Kawasan Berikat, dan pencatatan nomor faktur beserta penggantinya.
Yang sedang dibangun
-
Hak akses per peran
Sedang dibangunPembatasan menu dan wewenang submit per bagian: gudang, pembelian, penjualan, produksi, keuangan.
-
Cetak dokumen PDF
Sedang dibangunSurat jalan, PO, faktur, SPK, dan kartu kerja dengan kop perusahaan.
-
Impor data awal
Sedang dibangunMaster item, pelanggan, pemasok, saldo stok, dan saldo akun dari Excel.
-
Laporan Kawasan Berikat
Sedang dibangunIT Inventory: pemasukan, pengeluaran, posisi barang, dan mutasi dalam format DJBC.
-
Integrasi CEISA
Sedang dibangunPengiriman dan penarikan dokumen pabean lewat CEISA 4.0.
Daftar ini saya perbarui setiap ada yang pindah baris. Kalau yang Anda butuhkan ada di baris kedua, tanyakan jadwalnya — saya akan menjawab dengan perkiraan tanggal, bukan dengan kata segera.
Untuk industri apa
Intinya sama untuk semua: akuntansi, persediaan, pembelian, penjualan, dan pajak Indonesia. Yang berbeda hanya modul tambahannya.
-
Manufaktur umum
Pabrik yang membuat barang dari bahan baku: BOM, SPK, harga pokok produksi, dan persediaan tiga tingkat.
-
Garmen & tekstil
Varian ukuran dan warna, makloon dua arah, dan biaya per operasi jahit. Bagian yang paling jarang ditangani ERP umum.
-
Kawasan Berikat & KITE
Dokumen pabean pada penerimaan dan pengiriman, PPN tidak dipungut, dan gudang berikat yang terpisah akunnya. Laporan IT Inventory dan CEISA sedang dibangun.
-
Dagang & distribusi
Tanpa modul produksi: pembelian, persediaan multi-gudang, penjualan, piutang, dan pajak.
Kawasan Berikat adalah bagian yang paling dalam saya kuasai. Ia memperdalam apa yang bisa saya kerjakan, bukan membatasinya.
Kenapa bukan ERP yang sudah ada
Pertanyaan yang wajar, dan saya tidak akan menjawabnya dengan menjelekkan alat yang saya pakai sendiri bertahun-tahun.
Yang harus saya akui lebih dulu
ERPNext gratis dan cakupannya luas. Odoo matang, ekosistemnya besar, dan konsultannya ada di mana-mana. Saya mengimplementasikan keduanya, dan kalau salah satunya sudah cocok untuk Anda, saya tidak akan menyarankan Anda pindah.
-
Penyesuaian aturan Indonesia dikerjakan orang yang menulis kodenya
Format laporan berubah, aturan pajak baru terbit, atau Bea Cukai minta kolom tambahan — perubahannya bisa selesai dalam hitungan jam. Tidak ada antrean rilis vendor di luar negeri, dan tidak ada modul pihak ketiga yang harus ikut diperbarui.
-
Dibangun mengikuti proses pabrik, bukan sebaliknya
Makloon dua arah, gudang berikat, dan kode transaksi faktur pajak bukan tambalan di atas sistem asing — sudah ada sejak rancangannya.
-
Kode sumbernya bisa diserahkan ke Anda
Sistemnya tetap milik Anda dan bisa dilanjutkan tim lain kalau suatu hari kita berhenti bekerja sama.
Yang tidak saya punya
Komunitas ribuan pengguna, marketplace add-on, dan konsultan pengganti di setiap kota. Kalau ketiganya penting untuk Anda, ERPNext atau Odoo memang pilihan yang lebih tepat — dan saya akan mengatakannya sejak pertemuan pertama.
Tentang saya
Hari Tjahjo
Konsultan ERP manufaktur
Saya mengerjakan implementasi ERP untuk perusahaan manufaktur di Indonesia — Odoo dan ERPNext — dengan fokus pada tekstil dan garmen, termasuk pabrik yang beroperasi di Kawasan Berikat.
Yang saya pelajari dari pekerjaan itu: implementasi ERP di Indonesia jarang gagal karena fiturnya kurang. Biasanya gagal karena sistemnya tidak mengenal cara kerja pabrik di sini — makloon, dokumen pabean, faktur pajak, dan laporan yang formatnya ditentukan instansi, bukan vendor.
Aplikasi yang Anda lihat di demo saya bangun sendiri karena alasan itu. Saya yang menulis kodenya, saya juga yang akan memasang dan merawatnya di tempat Anda.
Cara kerja
Lima langkah. Perkiraan keseluruhan 6 sampai 10 minggu untuk pabrik berukuran menengah.
-
Pemetaan kebutuhan
Perkiraan waktu:1–2 minggu
Saya datang dan memetakan proses Anda sekarang: alur barang, bagan akun, daftar item, gudang, alur pabean, dan format laporan yang sedang dipakai. Hasilnya dokumen ruang lingkup yang bisa Anda baca dan bantah.
-
Penyiapan
Perkiraan waktu:±1,5 minggu
Server, domain, cadangan data, lalu konfigurasi dasar: perusahaan, bagan akun, gudang, satuan, pajak, dan termin pembayaran.
-
Migrasi data awal
Perkiraan waktu:1–2 minggu
Item, pelanggan, pemasok, BOM, saldo stok, dan saldo akun masuk ke sistem baru. Saldo dianggap benar hanya kalau akun kliringnya nol.
-
Uji coba & pelatihan
Perkiraan waktu:3 minggu
Tim Anda menjalankan siklus kerja yang sungguhan di sistem uji, paralel dengan sistem lama. Temuan diperbaiki. Pelatihan diberikan per bagian, bukan satu sesi untuk semua orang.
-
Go-live & pendampingan
Perkiraan waktu:4 minggu
Pindah di akhir periode: saldo akhir sistem lama menjadi saldo awal sistem baru. Sesudahnya saya mendampingi sebulan penuh untuk perbaikan dan penyesuaian laporan.
Angka di atas untuk pabrik berukuran menengah dengan data yang cukup rapi. Tahap yang paling sering molor adalah migrasi data awal — dan kalau saya melihat tandanya di tahap pertama, saya akan mengatakannya waktu itu juga, bukan di minggu keenam.
Pertanyaan yang sering muncul
-
-
Data kami disimpan di mana?
Terserah Anda. Bisa di server di dalam pabrik Anda sendiri, sehingga data produksi dan pabean tidak pernah keluar dari lokasi; bisa juga di server sewaan yang saya kelola. Pabrik Kawasan Berikat berukuran menengah ke atas hampir selalu memilih yang pertama, dan saya biasanya setuju.
-
Kalau internet putus, produksi berhenti?
Kalau sistemnya dipasang di dalam pabrik, tidak — gudang dan produksi tetap bisa input karena aplikasinya berjalan di jaringan lokal. Kalau memilih server sewaan, ya, dan itu salah satu alasan saya menanyakan kondisi internet Anda sebelum menyarankan salah satunya.
-
Berapa lama implementasinya?
Perkiraan 6 sampai 10 minggu untuk pabrik berukuran menengah, dari pemetaan kebutuhan sampai go-live. Rinciannya ada di bagian Cara kerja di atas.
-
-
-
Kalau nanti kami ingin pindah konsultan?
Kode sumber dan seluruh data bisa diserahkan kepada Anda. Basis datanya MySQL atau MariaDB biasa, jadi tim IT mana pun bisa membacanya tanpa alat khusus. Saya menganggap ini syarat wajar, bukan konsesi.
-
Apakah bisa untuk beberapa PT dalam satu grup?
Bisa. Beberapa perusahaan berjalan di satu sistem dengan bagan akun dan gudang masing-masing, dan ada neraca saldo konsolidasi untuk melihat gabungannya. Yang tidak saya lakukan adalah menggabungkan dua klien berbeda dalam satu basis data.
-
Berapa biayanya?
Tergantung ruang lingkup, dan saya baru bisa menyebut angka setelah pemetaan kebutuhan. Saya tidak memasang daftar harga karena akan menyesatkan: selisih kebutuhan antar pabrik terlalu besar untuk diringkas jadi tiga paket.
-
-
-
Apakah sudah ada perusahaan yang memakai aplikasi ini?
Belum. Aplikasi ini saya bangun dan uji sendiri, dan saya menaruh demonya terbuka supaya Anda bisa memeriksanya tanpa harus percaya pada kata-kata saya. Yang sudah saya kerjakan berkali-kali adalah implementasinya — dengan Odoo dan ERPNext, di pabrik yang sungguhan. Anda akan menanyakan ini di pertemuan pertama, jadi saya jawab di sini.
-
Kalau laporan kami formatnya khusus?
Itu justru bagian yang paling sering saya kerjakan. Karena saya yang menulis kodenya, laporan baru tidak perlu menunggu rilis siapa pun.
-
Diskusi kebutuhan
Ceritakan pabrik Anda dalam beberapa kalimat — jenis produksinya, berapa gudang, dan bagian mana yang paling merepotkan sekarang. Saya yang membalas sendiri.
Paling cepat lewat WhatsApp
Kalau Anda membaca ini dari ponsel, ini jalur yang paling masuk akal.
Chat WhatsApp