Konsultan ERP manufaktur
ERP yang mengikuti cara pabrik Indonesia bekerja.
Termasuk pajak, makloon, dan pabean untuk Kawasan Berikat dan Pusat Logistik Berikat — bagian yang biasanya ditambal dengan Excel. Dibangun dan dirawat langsung oleh konsultan yang memasangnya, bukan menunggu rilis vendor luar negeri.
Akun demo
- demo@haritjahjo.com
- Sandi
- Demo1234
Data demo dikembalikan ke keadaan awal setiap malam, dan akun ini dipakai bersama.
Demo berisi data contoh dan bisa Anda klik sendiri.
Kalau ini terdengar familier
Keluhan yang paling sering saya dengar dari pabrik dan gudang berikat:
-
Stok di sistem dan stok di gudang berbeda
Selisihnya sudah ada sejak lama dan tidak ada yang bisa menjelaskan sejak kapan. Setiap opname jadi acara mencari kambing hitam.
-
Laporan Bea Cukai disusun manual tiap bulan
Satu orang menghabiskan berhari-hari menyalin data ke Excel. Kalau orang itu cuti, laporannya terlambat.
-
Harga pokok produksi baru ketahuan belakangan
Angkanya keluar setelah barang terkirim, kadang setelah invoice terbit. Saat itu harga jualnya sudah tidak bisa diubah.
-
Bahan di pemaklon tidak tercatat di mana pun
Yang keluar dicatat di buku, yang kembali dicatat di buku lain. Selisihnya ketahuan waktu stok opname, beberapa bulan kemudian.
-
Pembukuan dan operasional jalan di dua sistem
Gudang punya sistemnya sendiri, keuangan punya sistemnya sendiri, dan angkanya tidak pernah cocok tanpa penyesuaian manual.
-
Setiap permintaan laporan baru berarti menunggu
Permintaan dikirim ke vendor, lalu masuk antrean. Yang Anda butuhkan minggu ini datang kuartal depan.
-
Barang titipan banyak pemilik bercampur di satu gudang
Saat barang keluar, siapa pemiliknya, siapa importirnya, dan dokumen pemasukan mana asalnya harus ditelusuri manual.
Kalau dua atau tiga di antaranya terdengar seperti pabrik Anda, sisa halaman ini relevan.
Apa yang sudah dibangun
Bukan rencana. Ini aplikasi yang bisa Anda buka dan klik sendiri hari ini.
- Satu sistem yang utuh dari master data sampai laporan keuangan dan tutup buku periode.
- Pembelian, penjualan, dan persediaan dengan kartu stok, valuasi rata-rata bergerak atau FIFO, dan jurnal yang terbentuk otomatis dari setiap dokumen.
- Produksi: BOM bertingkat, SPK, dan Job Card per operasi dengan catatan waktu kerja.
- Makloon dua arah — bahan yang Anda kirim ke pemaklon, dan bahan milik pelanggan yang dikerjakan di pabrik Anda.
- Perencanaan produksi (MRP) dari pesanan penjualan dan perkiraan permintaan.
- Pajak Indonesia: PPN keluaran dan masukan, pemotongan PPh, dan pencatatan nomor faktur pajak yang diterbitkan Coretax termasuk faktur pengganti.
- Multi-perusahaan untuk grup usaha, dengan neraca saldo konsolidasi lintas PT.
- Lebih dari dua ribu pengujian otomatis dijalankan setiap kali kodenya berubah — termasuk pengujian dua pengguna yang menyimpan dokumen yang sama pada saat bersamaan.
Nomor faktur pajak diterbitkan Coretax, bukan oleh aplikasi ini. Yang dikerjakan aplikasi adalah menyiapkan datanya, mencatat nomornya, dan menjaga kode transaksi serta faktur penggantinya tetap runut.
Modul
Dua baris, dan saya membedakannya dengan jelas. Yang belum jadi tidak saya tulis seolah sudah ada.
Sudah jalan dan bisa dilihat di demo
-
Akuntansi & laporan keuangan
Sudah jalanBuku besar, neraca saldo, laba rugi, neraca, arus kas, dan tutup buku periode.
-
Pembelian
Sudah jalanPO, penerimaan barang, faktur pembelian, biaya masuk ke nilai persediaan, dan retur.
-
Penjualan
Sudah jalanPenawaran, pesanan, surat jalan, faktur, dan nota kredit.
-
Persediaan
Sudah jalanKartu stok per gudang, valuasi, mutasi antar gudang, dan jurnal persediaan otomatis.
-
Produksi
Sudah jalanBOM bertingkat, SPK, dan Job Card per operasi dengan catatan waktu kerja.
-
Makloon keluar & masuk
Sudah jalanBahan yang dikirim ke pemaklon dan bahan milik pelanggan yang dikerjakan di pabrik Anda.
-
Perencanaan produksi (MRP)
Sudah jalanDari pesanan dan perkiraan permintaan menjadi SPK dan permintaan pembelian.
-
Multi-perusahaan
Sudah jalanBeberapa PT dalam satu sistem, dengan neraca saldo konsolidasi.
-
Batch, nomor seri, dan Quality Inspection
Sudah jalanBatch dan nomor seri tercatat di setiap mutasi stok, termasuk stok opname. Dokumen untuk barang yang wajib diperiksa tidak bisa disahkan tanpa Quality Inspection.
-
Faktur pajak & Coretax
Sudah jalanPPN keluaran dan masukan, kode transaksi termasuk 07 untuk Kawasan Berikat, dan pencatatan nomor faktur beserta penggantinya. Berkas XML untuk Coretax: faktur keluaran, dokumen lain keluaran untuk ekspor, dan bukti potong PPh 23. Faktur masukan direkonsiliasi per masa.
-
Hak akses per peran
Sudah jalanPeran per bagian (gudang, pembelian, penjualan, produksi, keuangan, mutu) yang membedakan membuat dan mengesahkan dokumen, ditambah jejak audit siapa mengubah apa.
-
Cetak dokumen PDF
Sudah jalanSurat jalan, PO, penerimaan barang, pesanan dan faktur penjualan, SPK, pesanan makloon, mutasi stok, dan Quality Inspection, dengan nama dan logo perusahaan.
-
Dokumen pabean Kawasan Berikat
Sudah jalanBC 2.3, 2.5, 2.6.1, 2.6.2, 2.7, 3.0, 4.0, dan 4.1, bisa dibuat langsung dari pesanan, dicetak sebagai formulir, dan disusun dalam format data CEISA. Hasil pemeriksaannya terhadap skema resmi CEISA tampil di layar dokumen.
-
Laporan Kawasan Berikat
Sudah jalanTujuh laporan IT Inventory format DJBC: pemasukan, pengeluaran, posisi barang dalam proses, mutasi, dan rekonsiliasi dokumen.
-
Pusat Logistik Berikat (PLB)
Sudah jalanIzin PLB sebagai data induk, pemilik barang, stok per pemilik, dan pengalihan kepemilikan. Pemasukan dengan BC 1.6, BC 4.0, dan BC 2.7: barang yang diterima tercatat per lot bersama dokumen pemasukannya, dan kedatangan sebelum SPPB dicatat di log gerbang tanpa menjadi stok.
-
Pengeluaran PLB dengan BC 2.8
Sudah jalanPengeluaran ke dalam negeri dengan BC 2.8, dibuat dari pesanan penjualan atau dari lot titipan. Bea masuk ditagihkan atas NPWP importir, PDRI (PPN, PPnBM, dan PPh impor) atas NPWP pemilik barang. Bea masuk dibulatkan ke atas ribuan rupiah sesuai PMK 190/PMK.04/2022. Dokumen diperiksa terhadap izin PLB sebelum disahkan. Saat ini untuk impor untuk dipakai dengan pembayaran biasa; jenis lainnya masih diajukan langsung di CEISA. Formulir BC 1.6 dan BC 2.8 bisa dicetak sejak draf, bertanda DRAFT.
-
Laporan IT Inventory PLB
Sudah jalanTiga laporan Pasal 42 PER-11/BC/2018: pemasukan dan pengeluaran per dokumen pabean, serta pertanggungjawaban mutasi, masing-masing bisa diunduh sebagai Excel, CSV, atau PDF. Pejabat Bea Cukai atau Pajak bisa diberi akun yang hanya membaca dan mengunduh ketiga laporan itu, dengan masa berlaku yang bisa diperpanjang atau dicabut. Log pengguna mencatat siapa membuka laporan dan siapa mengubah apa. Telusur lot menunjukkan perjalanan sebuah lot dari dokumen pemasukan sampai dokumen pengeluaran dan sisanya. Dashboard PLB merangkum stok per pemilik, umur timbun, dan SPPB yang belum selesai.
Yang sedang dibangun
-
Impor data awal
Sedang dibangunMaster item, pelanggan, pemasok, saldo stok, dan saldo akun dari Excel.
-
Kirim langsung ke CEISA
Sedang dibangunPengiriman dokumen pabean host-to-host ke CEISA 4.0 dan penarikan responsnya. Dikerjakan setelah kredensial dari DJBC tersedia.
Daftar ini saya perbarui setiap ada yang pindah baris. Kalau yang Anda butuhkan ada di baris kedua, tanyakan jadwalnya — saya akan menjawab dengan perkiraan tanggal, bukan dengan kata segera.
Untuk industri apa
Intinya sama untuk semua: akuntansi, persediaan, pembelian, penjualan, dan pajak Indonesia. Yang berbeda hanya modul tambahannya.
-
Manufaktur umum
Pabrik yang membuat barang dari bahan baku: BOM, SPK, harga pokok produksi, dan persediaan tiga tingkat.
-
Garmen & tekstil
Varian ukuran dan warna, makloon dua arah, dan biaya per operasi jahit. Bagian yang paling jarang ditangani ERP umum.
-
Kawasan Berikat & KITE
Dokumen pabean pada penerimaan dan pengiriman, PPN tidak dipungut, dan gudang berikat yang terpisah akunnya.
Status: Tujuh laporan IT Inventory format DJBC sudah berjalan. Dokumen pabean disusun dalam format data CEISA dan diperiksa terhadap skema resminya, dengan hasil yang tampil di layar dokumen. Pengiriman langsung ke CEISA belum ada; dikerjakan setelah kredensial dari DJBC tersedia.
-
Pusat Logistik Berikat (PLB)
Barang titipan milik banyak pemilik dipisah per lot, lengkap dengan asal dan dokumen pemasukannya. Barang yang tiba sebelum SPPB dicatat di log gerbang dan baru menjadi stok sesudah SPPB dicatat. Izin PLB menjadi data induk: pihak, jenis barang, dan kegiatan yang tercantum di izin bisa diperiksa beserta dasar pasalnya. Batas timbun tiga tahun dipantau. Penyelenggara PLB dan PDPLB bisa memakai satu sistem dengan data tetap terpisah.
Status: Izin PLB, pemilik barang, stok per pemilik, pengalihan kepemilikan, pemasukan dengan BC 1.6, BC 4.0, dan BC 2.7, dan pengeluaran ke dalam negeri dengan BC 2.8 sudah bisa dicoba di demo PLB. Dokumen pemasukan diperiksa otomatis terhadap izin yang berlaku pada tanggalnya: tanpa izin yang berlaku dokumen tidak bisa disahkan, penjual BC 1.6 harus tercantum sebagai pemasok di izin, dan barang di luar jenis yang diizinkan diberi peringatan. Tiga laporan IT Inventory Pasal 42 beserta unduhannya, akses pejabat, log pengguna, telusur lot, dan Dashboard PLB juga ada di demo.
Akun demo
- demo@haritjahjo.com
- Sandi
- Demo1234
Data demo dikembalikan ke keadaan awal setiap malam, dan akun ini dipakai bersama.
Masuk sebagai pejabat Bea Cukai
- pejabat@haritjahjo.com
- Sandi
- Pejabat2026!
Akun ini hanya bisa membaca dan mengunduh tiga laporan IT Inventory (PER-01/BC/2016 jo. PER-11/BC/2018 Ps 42 ayat 4); di perusahaan, akun pejabat dibuat oleh admin ERP.
Masuk di plb.haritjahjo.com/admin (buka di tab baru) -
Dagang & distribusi
Tanpa modul produksi: pembelian, persediaan multi-gudang, penjualan, piutang, dan pajak.
Kawasan Berikat adalah bagian yang paling dalam saya kuasai. Ia memperdalam apa yang bisa saya kerjakan, bukan membatasinya.
Kenapa bukan ERP yang sudah ada
Pertanyaan yang wajar, dan saya tidak akan menjawabnya dengan menjelekkan alat yang saya pakai sendiri bertahun-tahun.
Yang harus saya akui lebih dulu
ERPNext gratis dan cakupannya luas. Odoo matang, ekosistemnya besar, dan konsultannya ada di mana-mana. Saya mengimplementasikan keduanya, dan kalau salah satunya sudah cocok untuk Anda, saya tidak akan menyarankan Anda pindah.
-
Penyesuaian aturan Indonesia dikerjakan orang yang menulis kodenya
Format laporan berubah, aturan pajak baru terbit, atau Bea Cukai minta kolom tambahan — perubahannya bisa selesai dalam hitungan jam. Tidak ada antrean rilis vendor di luar negeri, dan tidak ada modul pihak ketiga yang harus ikut diperbarui.
-
Dibangun mengikuti proses pabrik, bukan sebaliknya
Makloon dua arah, gudang berikat, dan kode transaksi faktur pajak bukan tambalan di atas sistem asing — sudah ada sejak rancangannya.
-
Kode sumbernya bisa diserahkan ke Anda
Sistemnya tetap milik Anda dan bisa dilanjutkan tim lain kalau suatu hari kita berhenti bekerja sama.
Yang tidak saya punya
Komunitas ribuan pengguna, marketplace add-on, dan konsultan pengganti di setiap kota. Kalau ketiganya penting untuk Anda, ERPNext atau Odoo memang pilihan yang lebih tepat — dan saya akan mengatakannya sejak pertemuan pertama.
Tentang saya
Hari Tjahjo
Konsultan ERP manufaktur
Saya mengerjakan implementasi ERP untuk perusahaan manufaktur di Indonesia — Odoo dan ERPNext — dengan fokus pada tekstil dan garmen, termasuk pabrik yang beroperasi di Kawasan Berikat.
Yang saya pelajari dari pekerjaan itu: implementasi ERP di Indonesia jarang gagal karena fiturnya kurang. Biasanya gagal karena sistemnya tidak mengenal cara kerja pabrik di sini — makloon, dokumen pabean, faktur pajak, dan laporan yang formatnya ditentukan instansi, bukan vendor.
Aplikasi yang Anda lihat di demo saya bangun sendiri karena alasan itu. Saya yang menulis kodenya, saya juga yang akan memasang dan merawatnya di tempat Anda. Kini saya juga membangun modul untuk Pusat Logistik Berikat di aplikasi yang sama.
Cara kerja
Lima langkah. Perkiraan keseluruhan 6 sampai 10 minggu untuk pabrik berukuran menengah.
-
Pemetaan kebutuhan
Perkiraan waktu:1–2 minggu
Saya datang dan memetakan proses Anda sekarang: alur barang, bagan akun, daftar item, gudang, alur pabean, dan format laporan yang sedang dipakai. Hasilnya dokumen ruang lingkup yang bisa Anda baca dan bantah.
-
Penyiapan
Perkiraan waktu:±1,5 minggu
Server, domain, cadangan data, lalu konfigurasi dasar: perusahaan, bagan akun, gudang, satuan, pajak, dan termin pembayaran.
-
Migrasi data awal
Perkiraan waktu:1–2 minggu
Item, pelanggan, pemasok, BOM, saldo stok, dan saldo akun masuk ke sistem baru. Saldo dianggap benar hanya kalau akun kliringnya nol.
-
Uji coba & pelatihan
Perkiraan waktu:3 minggu
Tim Anda menjalankan siklus kerja yang sungguhan di sistem uji, paralel dengan sistem lama. Temuan diperbaiki. Pelatihan diberikan per bagian, bukan satu sesi untuk semua orang.
-
Go-live & pendampingan
Perkiraan waktu:4 minggu
Pindah di akhir periode: saldo akhir sistem lama menjadi saldo awal sistem baru. Sesudahnya saya mendampingi sebulan penuh untuk perbaikan dan penyesuaian laporan.
Angka di atas untuk pabrik berukuran menengah dengan data yang cukup rapi. Tahap yang paling sering molor adalah migrasi data awal — dan kalau saya melihat tandanya di tahap pertama, saya akan mengatakannya waktu itu juga, bukan di minggu keenam.
Pertanyaan yang sering muncul
-
-
Data kami disimpan di mana?
Terserah Anda. Bisa di server di dalam pabrik Anda sendiri, sehingga data produksi dan pabean tidak pernah keluar dari lokasi; bisa juga di server sewaan yang saya kelola. Pabrik Kawasan Berikat berukuran menengah ke atas hampir selalu memilih yang pertama, dan saya biasanya setuju.
-
Kalau internet putus, produksi berhenti?
Kalau sistemnya dipasang di dalam pabrik, tidak — gudang dan produksi tetap bisa input karena aplikasinya berjalan di jaringan lokal. Kalau memilih server sewaan, ya, dan itu salah satu alasan saya menanyakan kondisi internet Anda sebelum menyarankan salah satunya.
-
Berapa lama implementasinya?
Perkiraan 6 sampai 10 minggu untuk pabrik berukuran menengah, dari pemetaan kebutuhan sampai go-live. Rinciannya ada di bagian Cara kerja di atas.
-
Kalau nanti kami ingin pindah konsultan?
Kode sumber dan seluruh data bisa diserahkan kepada Anda. Basis datanya MySQL atau MariaDB biasa, jadi tim IT mana pun bisa membacanya tanpa alat khusus. Saya menganggap ini syarat wajar, bukan konsesi.
-
-
-
Apakah bisa untuk beberapa PT dalam satu grup?
Bisa. Beberapa perusahaan berjalan di satu sistem dengan bagan akun dan gudang masing-masing, dan ada neraca saldo konsolidasi untuk melihat gabungannya. Yang tidak saya lakukan adalah menggabungkan dua klien berbeda dalam satu basis data.
-
Berapa biayanya?
Tergantung ruang lingkup, dan saya baru bisa menyebut angka setelah pemetaan kebutuhan. Saya tidak memasang daftar harga karena akan menyesatkan: selisih kebutuhan antar pabrik terlalu besar untuk diringkas jadi tiga paket.
-
Apakah sudah ada perusahaan yang memakai aplikasi ini?
Belum. Aplikasi ini saya bangun dan uji sendiri, dan saya menaruh demonya terbuka supaya Anda bisa memeriksanya tanpa harus percaya pada kata-kata saya. Yang sudah saya kerjakan berkali-kali adalah implementasinya — dengan Odoo dan ERPNext, di pabrik yang sungguhan. Anda akan menanyakan ini di pertemuan pertama, jadi saya jawab di sini.
-
Kalau laporan kami formatnya khusus?
Itu justru bagian yang paling sering saya kerjakan. Karena saya yang menulis kodenya, laporan baru tidak perlu menunggu rilis siapa pun.
-
-
-
Apakah bisa dipakai untuk Pusat Logistik Berikat?
Bisa, untuk pemasukan dan untuk pengeluaran ke dalam negeri dengan BC 2.8. Modul PLB dibangun di aplikasi yang sama, dengan izin PLB sebagai data induk, pemilik barang yang terpisah, pemasukan dengan BC 1.6, BC 4.0, dan BC 2.7 yang diperiksa otomatis terhadap izin, dan BC 2.8 yang pungutannya dipisah per NPWP. Barang yang diterima tercatat per lot bersama dokumen pemasukannya. Tiga laporan IT Inventory Pasal 42 bisa dibuka dan diunduh, juga oleh pejabat yang diberi akses. Semua itu bisa dicoba di demo PLB.
-
Apakah sudah terhubung langsung ke CEISA?
Belum. Dokumen pabean disusun dalam format data CEISA dan diperiksa terhadap skema resmi CEISA; hasil pemeriksaannya tampil di layar dokumen, dan susunan kedelapan jenis BC Kawasan Berikat juga diuji otomatis. Untuk BC 1.6 dan BC 2.8 di PLB, datanya bisa diunduh sebagai berkas JSON. Pengiriman langsung (host-to-host) dikerjakan setelah kredensial dari DJBC tersedia untuk perusahaan Anda.
-
Diskusi kebutuhan
Ceritakan pabrik Anda dalam beberapa kalimat — jenis produksinya, berapa gudang, dan bagian mana yang paling merepotkan sekarang. Saya yang membalas sendiri.
Paling cepat lewat WhatsApp
Kalau Anda membaca ini dari ponsel, ini jalur yang paling masuk akal.
Chat WhatsApp